• Replace This Text With Your Featured Post 1 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 2 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 3 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 4 Description.

Selasa, 12 April 2011

chapter 8

| 0

jawaban pertanyaan diskusi

1. Akuntansi memainkan peranan yang sangat penting dalam masyarakat. Tujuan dari akuntansi adalah menyediakan informasi yang dapat digunakan oleh pengambilan keputusan untuk membuat keputusan ekonomi. Dalam dunia usaha, akuntansi merupakan suatu alat informasi, dimana akuntansi memberikan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan. Akuntansi memberikan informasi mengenai perusahaan dan transaksinya untuk memfasilitasi keputusan alokasi sumber daya oleh para pengguna. Jika informasi dapat diandalkan dan bermanfaat, maka sumber daya yang terbatas dapat dialokasikan optimal. Akuntansi memcakup proses yang luas diataranya pengukuran dan pengungkapan:
• Pengukuran
Memberikan masukan mendalam megenai probabilitas operasi suatu perusahaan dan kekuatan poisisi keuangan.
• Pengungkapan
Proses dimana pengukuran akuntansi dikomunikasikan kepada para pengguna laporan keuangan dan digunakan dalam pengambilan keputusan.
>>> dari hal diatas dapat kita liat bahwa dari segi pengguna laporan keuangan lebih penting pengungkapan laporan keuangan dibandingkan dengan pengukuran laporan keuangan. Pengungkapan laporan keuangan digunakan sebagai bahan untuk pengambilan keputusan , walaupun demikian pengukuran juga dibutuhkan sebagai sumber informasi (masukan) mengenai profitabilitas.
>>> Harmonisasi merupakan proses untuk meningkatkan kesesuaian praktik akuntansi dengan menentukan ragam batasan praktik tersebut. Harmonisasi akuntansi mencakup harmonisasi : Standar akuntansi (yang berkaitan dengan pengukuran dan pengungkapannya, Pengungkapan yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan publik terkait dengan penawaran surat berharga dan pencatatan pada bursa efek, dan Standar audit.

2. IFRS (Internasional Financial Accounting Standard) adalah suatu upaya untuk memperkuat arsitektur keuangan global dan mencari solusi jangka panjang terhadap kurangnya transparansi informasi keuangan. Tujuan IFRS adalah memastikan bahwa laporan keungan interim perusahaan untuk periode-periode yang dimaksukan dalam laporan keuangan tahunan, mengandung informasi berkualitas tinggi yaitu :
Menghasilkan transparansi bagi para pengguna dan dapat dibandingkan sepanjang periode yang disajikan.
Menyediakan titik awal yang memadai untuk akuntansi yang berdasarkan pada IFRS.,
Dapat dihasilkan dengan biaya yang tidak melebihi manfaat untuk para pengguna.
Saat ini standar akuntansi keuangan nasional sedang dalam proses konvergensi secara penuh dengan International Financial Reporting Standards (IFRS) yang dikeluarkan oleh IASB (International Accounting Standards Board. Oleh karena itu, arah penyusunan dan pengembangan standar akuntansi keuangan ke depan akan selalu mengacu pada standar akuntansi internasional (IFRS) tersebut.
Beberapa penelitian di luar negeri telah dilakukan untuk menganalisa dan membuktikan efek penerapan IAS (IFRS) dalam laporan keuangan perusahaan domestik. Hung & Subramanyan (2004) menguji efek adopsi SAI terhadap laporan keuangan perusahaan di Jerman. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa total aktiva, total kewajiban dan nilai buku ekuitas, lebih tinggi yang menerapkan IAS disbanding standar akuntansi Jerman, dan tidak ada perbedaan yang signifikan pada pendapatan dan laba bersih yang didasarkan atas Standar Akuntansi Internasional dan Standar Akuntansi Jerman. Adopsi SAI juga berdampak pada rasio keuangan, antaralain rasio ROE, RAO, ATO, rasio LEV dan PM, rasio nilai buku terhadap nilai pasar ekuitas, rasio Earning to Price.
Keuntungan harmonisasi menurut Lecturer Ph. Diaconu Paul (2002) adalah:
1. Informasi keuangan yang dapat diperbandingkan,
2. Harmonisasi dapat menghemat waktu dan uang,
3. Mempermudah transfer informasi kepada karyawan serta mempermudah dalam melakukan training pada karyawan,
4. Meningkatkan perkembangan pasar modal domestik menuju pasar modal internasional,
5. Mempermudah dalam melakukan analisis kompetitif dan operasional yang berguna untuk menjalankan bisnis serta mempermudah dalam pengelolaan hubungan baik dengan pelanggan, supplier, dan pihak lain.

Hal inilah yang mendorong atau menuntut perubahan peraturan akuntansi domestik ke arah IFRS. Dengan mengadopsi IFRS berarti laporan keuangan berbicara dengan bahasa akuntansi yang sama, hal ini akan memudahkan perusahaan multinasional dalam berkomunikasi dengan cabang-cabang perusahaannya yang berada dalam negara yang berbeda, meningkatkan kualitas pelaporan manajemen dan pengambilan keputusan.

3. Perbedaan
INA GAAP tidak secara khusus membahas
klasifikasi masalah kewajiban keuangan jangka panjang yang terhutang atas permintaan didorong oleh pelanggaran dari
kondisi perjanjian kredit pada atau sebelum keseimbangan tanggal neraca tetapi pengecualian dari pemberi pinjaman diperoleh antara tanggal neraca dan tanggal laporan keuangan pernyataan adalah untuk diterbitkan. IFRS kewajiban harus diklasifikasikan sebagai kewajiban lancar pada tanggal neraca, bahkan jika, setelah saldotanggal neraca, dan sebelum laporan keuanganuntuk diterbitkan, pemberi pinjaman telah menyetujui untuk tidak menuntut pembayaran sebagai konsekuensi dari pelanggaran tersebut.
Sebuah catatan terpisah tentang, atau pernyataan, yang diakui Pendapatan dan beban (pendapatan komprehensif) tidak disyaratkan dalam PSAK. Terdapat pilihan menyajikan sebagai pernyataan utama baik laporan laba rugi yang diakui dan beban atau laporan perubahan ekuitas yang mencakup subtotal penghasilan diakui dan beban. Laporan laba rugi yang diakui dan beban menggabungkan laba atau rugi bersih dengan semua pemilik non- gerakan diakui langsung dalam ekuitas.
Hak minoritas tidak termasuk sebagai unsur
ekuitas dan karena itu tidak termasuk dalam pernyataan
perubahan ekuitas. IFRS membutuhkan pengungkapan, di muka pendapatan pernyataan, dari entitas laba atau rugi untuk periode dan alokasi dari jumlah antara laba atau hak minoritas atas laba dan laba atau rugi pemegang saham induk kerugian. jumlah yang dialokasikan tidak dapat disajikan sebagai item pendapatan atau beban.
Penyajian pos luar biasa sebagai item baris di
muka laporan laba rugi diperlukan dalam spesifik keadaan. IFRS melarang pengungkapan pos luar biasa di
laporan keuangan.
Induk perusahaan diwajibkan untuk hadir konsolidasi laporan keuangan. entitas menyajikanlaporan keuangan konsolidasi kecuali tertentu kriteria tersebut terpenuhi. Sebuah entitas tanpa anak tetapi dengan entitas asosiasi atau bersama-sama harus dikendalikan
menyiapkan laporan keuangan individu kecuali tertentu kriteria tersebut terpenuhi.
Persamaan
1. Informasi komparatif diperlukan untuk sebelumnya periode saja, tetapi periode dan informasi tambahan dapat disajikan.
2. Tidak ada persyaratan untuk menyajikan terpisah keuangan pernyataan di samping konsolidasi atau individu laporan keuangan, meskipun hal ini diperbolehkan.
3. Sebuah account entitas untuk investasi pada perusahaan asosiasi menggunakan metode ekuitas, dan investasi dalamentitas yang dikendalikan bersama dengan menggunakan metode ekuitas atau konsolidasi proporsional.
4. Kerangka adalah titik acuan bagi pembuat laporan keuangan karena ketiadaan spesifik bimbingan.
5. Transaksi harus dicatat sesuai dengan substansinya

4. Harmonisasi merupakan proses untuk meningkatkan kompatibilitas (kesesuaian) praktik akuntansi dengan menentukan batasan-batasan seberapa besar praktik-praktik tersebut dapat beragam.
Harmonisasi akuntansi mencakup harmonisasi : Standar akuntansi (yang berkaitan dengan pengukuran dan pengungkapan) , Pengungkapan yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan public terkait dengan penawaran surat berharga dan pencatatan pada bursa efek , Standar audit.
Survei Harmonisasi Internasional Keuntungan Harmonisasi Internasional :
Pasar modal menjadi global dan modal investasi dapat bergerak di seluruh dunia tanpa hambatan. Standar pelaporan keuangan berkualitas tinggi yang digunakan secara konsisten di seluruh dunia akan memperbaiki efisiensi alokasi modal. Investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik; portofolio akan lebih beragam dan risiko keuangan berkurang. Perusahaan-perusahaan dapat memperbaiki proses pengambilan keputusan strategi dalam bidang merger dan akuisisi.
Gagasan terbaik yang timbul dari aktivitas pembuatan standard dapat disebarkan dalam mengembangkan standar global yang berkualitas tertinggi.
Standar akuntansi adalah regulasi atau aturan (termasuk pula hukum dan anggaran dasar) yang mengatur penyusunan laporan keuangan. Penetapan standar adalah proses perumusan atau formulasi standar akuntansi. Standar akuntansi merupakan hasil penetapan standar. Tetapi dalam praktiknya berbeda dari yang ditentukan oleh standar. Ada empat alasan yang menjelaskan hal tersebut, antara lain:
1. Di kebanyakan negara hukuman atas ketidak patuhan dengan ketentuan akuntansi cenderung lemah dan tidak efektif.
2. Secara suka rela perusahaan boleh melaporkan informasi lebih banyak daripada yang diharuskan.
3. Beberapa negara memperbolehkan perusahaan untuk mengabaikan standar akuntansi jika dengan melakukannnya operasi dan posisi keuangan perusahaan akan tersajikan secara lebih baik hasilnya.
4. Di beberapa negara standar akuntansi hanya berlaku untuk laporan keuangan secara tersendiri, dan bukan untuk laporan konsolidasi.
Penetapan standar akuntansi umumnya melibatkan gabungan kelompok sektor swasta dan publik. Hubungan antara standar akuntansi dan proses akuntansi sangat rumit dan tidak selalu bergerak dalam satu arah yang sama.

>> Dengan semakin meningkatnya penggunaan standar pelaporan keuangan internasional di dunia merupakan contoh harmonisasi akuntasi yang dicakup dalam harmonisasi standar akuntansi hal ini dikarenakan secara umum standarisasi berarti penetapan sekelompok aturan yang kaku bahkan mungkin standarisasi menerapkan 1 standar atau aturan tunggal dalam segala situasi.standarisasi tidak mengakomodasikan perbedaan-perbedaan antar Negara, dan oleh karenanya lebih sukar untuk diimplementasikan secara internasional. Harmonisasi jauh lebih fleksible dan terbuka. Tidak menggunakan pendakatan satuan ukuran semula, untuk mengakomodasi beberapa perbedaan dan telah mengalami kemajuan.

5. Beberapa pihak mengatakan bahwa penentuan standar akuntansi internasional merupakan solusi yang terlalu sederhana atas masalah yang rumit. Lebih jauh lagi, ditakutkan bahwa adopsi standar internasional akan menimbulkan “standar yang berlebihan”. Perusahaan harus merespon terhadap susunan tekanan nasional, politik, social, dan ekonomi yang semakin meningat dan semakin dibuat untuk memenuhi ketentuan internasional tambahan yang rumit dan berbiaya besar. Rekonsiliasi dan Pengakuan Bersama Dua pendekatan yang diajukan sebagai solusi yang mungkin digunakan untuk mengatasi Permasalahan yang terkait dengan isi laporan keuangan lintas batas :
1. Rekonsiliasi
Melalui rekonsiliasi, perusahaan asing dapat menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi negara asal, tetapi harus menyediakan rekonsiliasi antara ukuran-ukuran akuntansi yang penting (seperti laba bersih dan ekuitas pemegang saham) di negara asal dan di negara dimana laporan keuangan dilaporkan.
2. Pengakuan bersama (yang juga disebut sebagai “imbal balik” / resiprositas)
Pengakuan bersama terjadi apabila pihak regulator di luar negara asal menerima laporan keuangan perusahaan asing yang didasarkan pada prinsip-prinsip negara asal.
3. Standar akuntansi internasional digunakan sebagai hasil dari :
Perjanjian internasional atau politis
Kepatuhan secara sukarela (atau yang didorong secara professional)
Keputusan oleh badan pembuat standar akuntansi internasional

6. Alasan Utama Pendukung Perkembangan dan Penerapan Standar pelaporan keuangan internasional
- Digunakan oleh banyak Negara sebagai dasar ketentuan akuntansi nasional
- Digunakan sebagai acuan internasional dikebanyakan Negara-negara industry utama dan Negara pasar berkembang yang membuat standarnya sendiri
- Diterima oleh banyaknya bursa efek dan badan regulator yang memperoleh perusahaan asing atau domestic untuk menyampaikan laporan keuangan yang disusun menurut IFRS
- Diakui oleh komisi eropa dan badan supranasional lainnya.

7. Hal ini dikarenakan masih banyak Negara yang belum menerapkan standar pelaporan keuangan internasional dan masih ada Negara-negara yang belum sepenuhnya menerapkan standar tersebut.

8. Tujuan harmonisasi akuntansi di uni eropa dalaha
- Mencapai integritas pasar keuangan eropa
- Membawa akuntansi di seluruh Negara anggota EU ke tahap penyeragaman yang baik dan relative memadai
Eu meninggalkan penggunaan direktif menjadi pendekatan yang mendukung IASB karena Negara-negara aggota pada umumnya tidak menghapuskan aturan akuntansi yang masih ada saat mengadopsi direksi EU. Komisi mengumumkan bahwa EU perlu untuk bergerak secara tepat dengan maksud untuk memberikan sinyal yang jelas bahwa perusahaan yang sedang berupaya untuk melakukan pencatatan di Amerika Serikat dan pasar-pasar dunia lainnya akan tetap dapat bertahan dalam kerangka dasar akuntansi EU. EC juga menekankan agar EU memperkuat komitmennya terhadap proses penentuan standar internasional, yang menawarkan solusi paling efisien dan cepat untuk masalah-masalah yang dihadapi perusahaan yang beroperasi dalam skala internasional.

9. Pendekatan yang hati-hati untuk menganalisis keinginan akan harmonisasi internasional memperlihatkan bahwa biaya dan manfaat yang diperoleh berbeda-beda dari satu kasus ke kasus yang lain. Mereka yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa Ibu mungkin merasa beruntung bahwa Inggris menjadi bahasa kedua yang sangat banyak digunakan diseluruh dunia. Namun demikian, meskipun dapat dilakukan, kita tidak dapat memperoleh kesepakatan bahwa Inggris atau bahasa umum lainnya harus digunakan untuk menggantikan 6.800 bahasa atau lebih yang sekarang ini digunakan di dunia. Kita mengakui bahwa bahasa merupakan wahana budaya yang tak tergantikan dan bahwa penghapusan budaya yang berbeda akan menyebabkan kerugian yang sangat besar dalam bidang sastra dan ekspresi budaya lainnya.


10.
Harmonisasi audit dikatakan penting karena didorong oleh adanya globalisasi bisnis dan pasar modal, sehingga ada minat dan tren yang kuat menuju pengembangan penyeragaman standar akuntansi dan audit di seluruh dunia.
baik harmonisasi internasional standar audit maupun harmonisasi internasional akuntansi perlu proses yang cukup panjang dikarenakan hal ini berkaitan dengan peraturan-peraturan dan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan diberbagai Negara, salah satu contohnya ialah kebijakan perpajakan


11. Hasil kerja IOSCO
IOSCO telah bekerja secara ekstensif dalam pengungkapan internasional dan standar akuntansi memfasilitasi kemampuan perusahaan memperohel modal secara efisien memalui pasar global surat berhaga. Pada tahun 1998 IOSCO menerbitkan satu set standar pengungkapan non keuangan yang pada akhirnya memungkinkan perusahaan untuk menggunakan satu prospectus yang sama untuk menawarkan atau mencatatkan saham pada salah satu pasar modal utama di dunia. Tujuan utamanya adalah untuk memfasilitasi proses yang dapat digunakan para penerbit saham kelas dunia untuk memperoleh modal dengan cara yang paling efektif dan efisien pada seluruh pasar modal yang terdapat permintaan investor.

12. PBB adalah organisasi internasional yang dianggap sebagai induk organisasi internasional lainnya. PBB didirikan pada tanggal 24 Oktober 1945, ditandai dengan penandatanganan Piagam PBB oleh negara anggotanya. Tujuan utama PBB adalah menjamin perdamaian dunia, menjamin berlakunya hak asasi manusia, serta berusaha meningkatkan kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat di seluruh dunia. Untuk melaksanakan perannya di seluruh dunia, PBB membentuk lembaga perwakilan melalui Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council/ECOSOC). ECOSOC dalam menjalankan tugas-tugasnya dibantu oleh organisasi-organisasi khusus PBB yang erat kaitannya dengan tugas-tugas dewan. Namun adapula organisasi yang terbentuk dari lembaga organisasi internasional. OECD ( Organization for Economic Cooperation and Development Development)
OECD merupakan organisasi yang bergerak di bidang kerja sama ekonomi dan pembangunan. OECD didirikan pada tahun 1961. Tujuan OECD adalah membentuk kerja sama ekonomi antarnegara anggota. Anggota OECD antara lain Amerika Serikat, Autralia, Austria, Kanada, Jepang, Meksiko, Denmark, Italia, Prancis, Jerman, Belanda, Spanyol, Norwegia, Swedia, Swiss, Turki, Slowakia, Polandia, Selandia Baru, Inggris, Luksemburg, Irlandia, Ceko, Portugal, Belgia, Korea Selatan, Finlandia, Hongaria, dan Yunani.
Dampak Kerja Sama Ekonomi Antarnegara dalam Perekonomian Indonesia Kerja sama ekonomi yang telah dilakukan oleh bangsa Indonesia, baik yang sifatnya regional maupun internasional, tentunya akan memberikan dampak bagi perekonomian Indonesia. Berikut ini dampak dari kerja sama ekonomi antarnegara.
1. Dampak Positif Kerjasama Ekonomi Internasional terhadap Perekonomian Negara
- Meningkatkan Keuangan Negara
Kerja sama ekonomi antarnegara dapat memberikan banyak manfaat bagi Indonesia, salah satunya di bidang keuangan. Melalui kerja sama ini Indonesia memperoleh bantuan berupa pinjaman keuangan dengan syarat lunak yang digunakan untuk pembangunan. Dengan demikian, adanya pinjaman keuangan otomatis dapat meningkatkan keuangan negara.
- Membantu Meningkatkan Daya Saing Ekonomi
Kerja sama ekonomi dapat menciptakan persaingan yang sehat di antara negara-negara anggota. Persaingan yang sehat ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kemampuan produsen tiap negara dalam menghasilkan produk-produk yang mampu bersaing dengan negara-negara lain. Keberhasilan bersaing suatu negara ditingkat regional dan internasional pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian negara yang bersangkutan.
- Meningkatkan Investasi
Kerja sama ekonomi antarnegara dapat menjadi cara menarik bagi para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Banyaknya investor yang mau menginvestasikan modalnya di Indonesia dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan perekonomian dan pembangunan Indonesia. Selain itu, banyaknya investasi dapat juga menambah lapangan kerja baru, sehingga jumlah pengangguran dapat berkurang.
- Menambah Devisa Negara
Kerja sama ekonomi antarnegara khususnya di bidang perdagangan dapat meningkatkan devisa negara. Devisa diperoleh dari kegiatan ekspor barang. Semakin luas pasar akan semakin banyak devisa yang diperoleh negara, sehingga dapat memperlancar pembangunan negara.
- Memperkuat Posisi Perdagangan
Persaingan dagang di tingkat internasional sangat berat. Hal ini disebabkan adanya berbagai aturan dan hambatan perdagangan di setiap negara. Untuk itu perlu adanya kerja sama ekonomi. Sehingga dalam kerja sama tersebut perlu dibuat aturan per-dagangan yang menguntungkan negara-negara anggotanya. Dengan demikian adanya aturan tersebut dapat memperlancar kegiatan ekspor dan impor dan menciptakan perdagangan yang saling menguntungkan. Akibatnya posisi perdagangan dalam negeri semakin kuat.
2. Dampak Negatif Kerjasama Ekonomi Internasional terhadap Perekonomian Negara
- Ketergantungan dengan Negara Lain
Banyaknya pinjaman modal dari luar negeri daspat membuat Indonesia selalu tergantung pada bantuan negara lain. Hal ini akan menyebabkan Indonesia tidak dapat menggembangkan pembangunan yang lebih baik.
- Intervensi Asing Terhadap Kebijakan Ekonomi Indonesia
Sikap ketergantungan yang semakin dalam pada negara lain, dapat menyebabkan negara lain berpeluang melakukan campur tangan pada kebijakan-kebijakan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Jika kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah mendapat campur tangan negara lain, hal ini dapat merugikan rakyat.
- Masuknya Tenaga Asing ke Indonesia
Alih teknologi yang timbul dari kerja sama ekonomi antarnegara memberi peluang masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia. Jika hal ini terjadi tenaga kerja Indonesia menjadi tersingkir dan dampaknya terjadi banyaknya pengangguran.
- Mendorong Masyarakat Hidup Konsumtif
Barang-barang impor yang masuk ke Indonesia mendorong masyarakat untuk mencoba dan memakai produk-produk impor. Hal ini akan mendorong munculnya pola hidup konsumtif.

 

chapter 11

| 0
Chapter 11
Pertanyaan Diskusi
1. Resiko pasar adalah resiko kerugian yang timbul dari perubahan tak terduga dalam harga mata uang, kredit, komoditas, dan ekuitas. Contohnya : Sebuah perusahaan di Swedia yang menerbitkan saham baru bagi investor domestik mungkin memandang resiko pasar sebagai eksposur terhadap kenaikan harga saham. Kenaikan harga sahan yang tidak terduga tersebut tidak diinginkan jika perusahaan penerbit saham semestinya dapat mengeluarkan jumlah lembar saham yang lebih sedikit untuk memperoleh jumlah uang tunai yang sama dengan cara menunda penerbitan saham selama beberapa saat. Di lain pihak, seorang investor swedia akan melihat resiko berupa kemungkinan penurunan harga ekuitas. Jika harga-harga saham menurun secara signifikan dalam jangka pendek, investor akan lebih baik menunggu dulu sebelum melakukan pembelian.
2. Kami sependapat, lindung nilai aktif terhadap potensi resiko keuangan umunya tidak diterima di kalangan manajer keuangan di seluruh dunia. Beberapa pihak berpendapat bahwa manajemen keuangansecara sendirian tidak akan mampu meningkatkan nilai perusahaan dan bahwa perusahaan lebih baik mengelola risiko usaha intinya dan membiarkan dirinya terpapar oleh beberapa (jika tidak, seluruh) resiko keuangan.
3. Kami setuju, peramalan kurs valuta asing merupakan sesuatu yang tidak bermanfaat. Anda tidak dapat memperkirakan bagaimana suatu pasar, sehingga sebaiknya anda tidak mencoba-coba. Karena, disebuah dunia dengan kurs berfluktuasi dengan bebas, pasar valas dapat dikatakan efisien. Kurs pasar kini (yaitu kurs forward) menunjukkna adanya konsesus dari seluruh pelaku pasar atas valuta asing dimasa mendatang. Informasi yang secara umum tersedia segera terwujud dalam kurs valas kini. Dengan demikian, informasi tersebut tidak terlalu bernilai dalam memprediksikan kurs di masa mendatang. Dalam kondisi ini, perubahan kurs valas merupakan respons acak terhadap informasi baru atau peristiwa yang tidak terduga. Kurs forward merupakan estimasi terbaik yang ada untuk kurs di masa mendatang. Acaknya perubahan kurs valas mencerminkan perbedaan opini atas kurs dikalangan pasar. Pengaruhnya terhadap akuntan manajemen adalah akuntan harus mengembangkan sistem yang mengumpulkan dan mengolah informasi yang kompherensif dan akurat atas variabel-variabel yang berhubungan dengan perubahan kurs, Manajer keuangan juga harus memahami konsekuensi akibat peramalannya.
4. Lindung nilai haruslah sangat efektif agar memenuhi syarat untuk perlakuan akuntansi khusus. Sangat efektif disini maksudnya adalah dalam mencapai tujuan yang diharapkan harus sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Pengukurannya merupakan sesuatu yang penting bagi manajer keuangan untuk mengambil keputusan.
5. Karena pada saat kita menangani perancangan suartu program lindung nilai untuk resiko pasar yang dihadapi nasabah dan bagaimana cara kita menanganinya, serta membutuhkan pengetahuan yang banyak tentang akuntansi khususnya akuntansi manajemen.
6. Potensi resiko translasi mengukur pengaruh perubahan kurs valas terhadap nilai ekuivalen mata uang domestik atas aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing yang dimiliki oleh perusahaan. Potensi resiko transaksi berkaitan dengan keuntungan dan kerugian nilai tukar valuta asing yang timbul dari penyelesaian transaksi yang berdenominasi dalam mata uang asing. Istilah potensi resiko ekonomi menunjukkan bahwa perubahan kurs mempengaruhi posisi kompetitif perusahaan dengan mengubah harga masukan dan keluaran perusahaan relative terhadap harga kompetitor luar negeri. Iya, karena FASB no.52 berisikan tentang cara-cara menyelesaikan masalah potensi resiko akuntansi dengan ekonomi.
7. a. Mempertahankan saldo kas dalam mata uang lokal sebesar tingkat minimum yang diperlukan untuk mendukung operasi yang berjalan
b. Mengembalikan laba yang diatas jumlah yang diperlukan untuk ekspansi modal kepada induk perusahaan
c. Mempercepat (memastikan-leading) penerimaan dari piutang dagang yang beredar dalam mata uang lokal.
d. Menunda (memperlambat-lagging) pembayaran utang dalam mata uang lokal.
e. Mempercepat pembayaran utang dalam mata uang asing
f. Menginvestasikan kelebihan uang tunai ke dalam persediaan dan aktiva lainnya dalam mata uang lokal yang tidak terlalu berpengaruh oleh kerugian devaluasi
g. Berinvestasi dalam aktiva di luar negeri dengan mata uang yang kuat.
8. Perbedaan instumen keuangan dasar seperti perjanjian pembelian kembali (piutang), obligasi, dan modal saham, memenuhi definisi akuntansi konvensional untuk aktiva, kewajiban, dan ekuitas pemilik sedangakan instrumen derivatif merupakan perjanjian kontraktual yang memberikan hak atau kewajiban khusus dan memperoleh nilainya dari instrumen keuangan atau komoditas lainnya.
9. Menurut kami, perbedaanya terletak pada sudut pandang yang berbeda karena laporan potensi resiko translasi menggunakan sudut pandang induk perusahaan.
10. Swap mata uang memungkinka perusahaan untuk mendapatkan akses terhadap pasar modal yang sebelum tidak di dapat diakses dengan biaya yang relatif rendah. Swap ini juga memungkinkan perusahaan untuk melakukan lindung nilai terhadap risiko kurs yang timbul dari kegiatan usaha internasional. Sebagai contoh, apabila Alpha Corporation (sebuah perusahaan multinasional di AS) bermaksud untuk mendapatkan pinjaman berbunga tetap sebesar $10.000,00 dalam pound Inggris untuk mendanai sebuah perusahaan afiliasi barunya di London. Alpha relatif tidak dikenal dikalangan investor Inggris. Dalam kasus serupa, Beta Company, Ltd., yang berdomisili di Inggris, bermaksud untuk mendanai anak perusahaanya di New York dengan pinjaman dalam dolar dengan jumlah yang sama. Beta juga relatif tidak dikenal di Amerika Serikat. Berdasarkan keadaan ini, Gamma Bank dapat mengakomodasi kedua perusahaan ini dengan megatur swap mata uang dolar AS/pound Inggris. Caranya sebagai berikut : Misalkan kurs swap adalah $1,00 = £0,66(baik pada tanggal awal dan saat jatuh tempo); termin swap adalah untuk 5 tahun; dan swap menentukan suku bunga sebesar 10% untuk pound dan 8% untuk dolar. Pola pembayaran yang dilakukan adalah sebagai berikut. Pada tahap awal, Alpha Corporation menukarkan $10.000,00 dengan £ 6.600.000 dari Beta Company, Ltd. Misalkan bunga dibayarkan tiap tahunnya, Alpha membayar £660.000 kepada Beta tiap tahun dan Beta membayar £800.000 kepada Alpha. Pada akhir masa 5 tahun, setiap perusahaan kembali menukarkan jumlah produk sebesar $10.000.000 dan £6.600.000. Sebagai hasil dari transaksi swap ini, baik Alpha Corporation dan Beta Company dapat mengakses dana yang terdapat dalam pasar yang relatif tidak dapat dimasuki. Mereka dapat melakukannya tanpa menimbulkan resiko kurs. Dan karena keuntungan komparatif berupa kemampuan meminjam di negara asal masing-masing, mereka mendapatkan pinjaman dalam mata uang asing dengan biaya yang lebih rendah dari yang seharusnya mereka tanggung.
11. Kontrak forward nilai tukar adalah suatu perjanjian kontrak antara 2 pihak untu mempertukarkan mata uang dalam jumlah tertentu dengan mata uang lain pada tanggal tertentu di masa depan. Sedangkan kontrak future adalah suatu kontrak nilai tukar yang diperdagangkan yang menentukan penyerahan sejumlah mata uang tertentu pada tanggal yang telah di pastikan di masa mendatang.
12. Dalam ilmu ekonomi, biaya peluang, atau biaya kesempatan, adalah biaya yang kita terima bila kita memilih suatu kegiatan. Berbeda dengan biaya sehari-hari, biaya peluang muncul dari kegiatan alternatif yang tidak bisa kita lakukan. Biaya kesempatan digunakan untuk untuk memilih salah satu alternatif dengan membandingkan atau menghitung spekulasi pergerakan pasar terhadap resiko yg dihadapi manajemen.

Latihan Chapter 11
1. 8,92 peramalan kurs tidak mungkin terlalu tinggi karena apabila trelalu tinggi akan menimbulkan masalah di dalam perusahaan, hal ini manajemen risiko berkewajiban untuk meminimalkan pengaruh buruk dari perubahan kurs tersebut.

Sebelum devaluasi
Sesudah devaluasi

£
CHF
Dollar (AS)
Jumlah
£
CHF
Kas dan piutang di bank lain
-
$50.000
$20.000
$70.000
$80.000
$25.000
Pinjaman
$80.000

$100.000
$180.000


aktiva
-

$30.000
$30.000



$80.000
$50.000
$150.000
$280.000
$80.000
$25.000
Simpanan
$30.000
$20.000
$50.000
$100.000
$30.000
$10.000
Ekuitas
-

$100.000
$100.000



$30.000
$20.000
$150.000
$200.000
$30.000
$10.000
Potensi risiko bersih
$50.000
$30.000


$50.000
$15.000







2. Laporan potensi multi mata uang untuk stren bank
3. Keuntungan atau kerugian setelah adanya pergerakan kurs $30.000 – $15.000 = $15.000
4. Usulan strategi lindung nilai potensi risiko
· Mempertahankan saldo kas dalam mata uang lokal sebesar tingkat minimum yang diperlakukan untuk mendukung operasi yang berjalan.
· Mengembalikan laba di atas jumlah yang diperlukan untuk ekspansi modal kepada induk perusahaan.
· Mempercepat perkiraan penerimaan piutabng dagang dalam mata uang lokal
· Menunda pembayaran utang dalam mata uang lokal
· Mempercepat pembayaran utang dalam mata uang asing
· Menginveatasikan kelebihan uang tunai dalam persediaan dan aktiva laindalam mata uang lokal yang tidak terlalu terpengaruh oleh kerugiaan devaluasi
· Berinveatasi dalam aktiva diluar negeri dengan mata uang yang kuat.
5. A. Aktiva SB $3.000.000
Kewajiban (SB $1.000.000)
SB $2.000.000
Kurs sebelum apresiasi (0.50) ($1.000.000)
Kurs sesudah apresiasi (0.60) $1.200.000
Keuntungan potensial valas $200.000
B. Keuntungan potensial Valas $200.000
Nilai opsi ( 0.60-0.50)x 1000.000 $100.000
$100.000
Keuntungan potensial dalam SB $ 166.667
6.
7. 1 juni
Piutang kontrak $ 64.067,08
Hutang kontrak $ 64.067,08
30 juni
Kerugian pertukaran MA $1.033,34
Piutang kontrak $1.033,34
1 september
Kas $65.100,42
Piutang kontrak $63.033,74
Keuntungan pertukaran MA $2.066,68
Hutang kontrak $64.067,08
Kas $64.067,08
8. Keuntungan pertukaran MA $2.066,68
Kerugian pertukaran MA $1.033,34
Biaya efektif $1.033,34
9. Pemicu nilai mengacu pada kondisi keuangan dan pos-pos kinerja ooperasi keungan utama yang mempengaruhi nilai suatu perusahaan. Risiko pasar mencakup risiko kurs valuta asing dan suku bunga, serta risiko harga komoditas dan ekuitas. Risiko suku bunga dapat memepngaruhi pendapat dengan cara sebagai berikut. Penjualan kredit umumnya dutaguih setelah melewati periode tertentutergantung pada termin kredit yang ditawarkan pada klien. Biasanya perusahaan bergantung pada pinjaman jangka pendek untuk mendanai operasi berjalannnya, seperti beban gaji dan beban operasi lainnya. Peningkatan suku bunga sebelum piutang ditagih akan mengurangi imbalan perusahaan dari penjualan. Penjualan kredit yang berdenominasi dalam mata uang asing akan mmenghasilkan imbalan yang lebih rendah. Harga komoditas yang berfluktuasi dapat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan. Sebagi contoh, industry gula di hawai mengalami kelumpuhan ketika harga gula jatuh pada awal 1970an akhirnya karena manjer dana investasi mengetahui secara pasti kejatuhan ekuitas segera memeperburuk statistic kinerja dana investasi.